Sumatera Utara Kekurangan Biji Kecambah Kelapa Sawit

Kecambah kelapa sawit dari Malaysia, Kosta Rika, dan Papua Niugini masuk ke Sumatera Utara. Itu terjadi karena permintaan kecambah berkualitas meningkat, seiring pembukaan lahan dan penanaman lahan lama, sementara produksi dalam negeri tak mampu memenuhi kebutuhan.

”Para pengusaha tidak punya banyak pilihan. Sebagian dari mereka mendatangkan kecambah impor. Permintaan dalam negeri sangat banyak,” tutur Sekretaris I Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumut Timbas Ginting, Minggu (3/8) di Medan.

Timbas menuturkan, sebagian kecambah impor yang masuk ke Sumut ilegal. Peredaran kecambah impor ilegal itu paling banyak di Kabupaten Labuhan Batu. Di daerah ini sebelumnya tidak pernah dijumpai pembibitan kelapa sawit. Namun, belakangan banyak pembibitan mendadak.

”Saya yakin kecambah di sana itu ilegal asal Malaysia,” katanya.

Timbas mengatakan, sebagian pengusaha sawit membeli kecambah impor ilegal karena pengurusan kecambah bersertifikat impor cukup sulit. Krisis kecambah bersertifikat sudah terjadi sejak empat tahun silam.

Akibat krisis kecambah bersertifikat ini, terjadi lonjakan harga. Kecambah produksi perusahaan perkebunan swasta nasional mencapai Rp 12.000 per biji. Padahal, kecambah produksi Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Rp 4.000-Rp 4.500 per biji.

Direktur PPKS, Witjaksana Darmosarkoro, membenarkan lonjakan permintaan kecambah bersertifikat. ”Kemampuan kami memproduksi kecambah 45 juta per tahun. Kami tidak mampu memenuhi semua permintaan pasar,” tutur Witjaksana.

PPKS memprediksi kekurangan di Sumut 6,4 juta kecambah.

Published August 4, 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: