Bibit Sawit Palsu Malaysia Beredar di Riau

Pekanbaru – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menemukan ratusan ribu bibit kelapa sawit palsu asal Malaysia beredar bebas di kalangan petani Riau. Padahal, jika menggunakan bibit palsu ini, panen petani tidak akan maksimal. Oleh karena itu, Kepala Dinas Perkebunan Riau, Akmal JS, Selasa (19/8), memperingatkan kepada seluruh petani dan pekebun atas keberadaan bibit sawit palsu tersebut.
Menurut Akmal, beberapa jenis dan merek bibit sawit palsu asal Malaysia yang beredar di Riau itu seperti Golden Super Hook, Super Gene, Costarika. Harganya memang “miring”, untuk kecambahnya hanya di kisaran Rp 2.000 per butir. ”Sebagai langkah pencegahan, kita telah melakukan sweeping terhadap bibit-bibit palsu tersebut. Kita temukan sebanyak 170.000 bibit di Dumai dan 46.000 butir sawit di Pekanbaru,” katanya.
Akmal menambahkan, jika petani menggunakan bibit sawit palsu asal Malaysia, selain hasilnya tidak bagus dan kurang menguntungkan, kualitasnya jelek, produktivitas rendah, dan rentan penyakit. Bukan hanya itu, bibit sawit palsu juga menghabiskan pupuk dengan jumlah yang relatif banyak, sementara produksinya sedikit.
Disinggung mengenai bibit sawit yang resmi, Akmal mengatakan bahwa ada enam perusahaan resmi di Riau yang diplot untuk menghasilkan bibit sawit unggulan yaitu Lonsum, Marihat, Socfindo, Damimas, Tunggal Yunus dan Bina Tani Nusantara. ”Untuk lebih amannya, masyarakat petani dalam mendapatkan bibit sawit bersertifikat bisa dari enam produsen bibit resmi di Riau atau dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Sumatera Utara,” terangnya. (den)
Copyright © Sinar Harapan 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: